Rabu, 19 Oktober 2011

RPP MAPEL KIMIA SMP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA
Dibuat sebagai salah satu syarat mata kuliah microteaching
Oleh :
RISKA MUSTIKA
1210208080
Pendidikan Kimia / B
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2011
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah             : SMP Negeri 1 Bayongbong
Mata Pelajaran            : Kimia
Kelas / Semester          : VIII / 1
Hari / Tanggal             : Kamis, 20 Oktober 2011
Alokasi Waktu            : 1 x 20 menit
KKM                           : 65
I.                   Standar Kompetensi
Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan.
II.                Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan sifat atau pengaruh zat adiktif dan psikotropika.
III.             Indikator
Menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan psikotropoka pada tubuh.
IV.             Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menjelaskan dampak negatif zat adiktif (rokok dan minuman keras) serta psikotropika berdasarkan fakta di lingkungan.
V.                Materi Pokok
1.      Materi Prasyarat
Bahan kimia dan zat adiktif dalam makanan.
2.      Materi yang dikembangkan
Zat adiktif dan psikotropika dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama narkoba (narkotika dan obat berbahaya) atau NAPZA (narkotika, psikotropika dan zat adiktif). Sebenarnya, NAPZA adalah obat kedokteran yang diperlukan untuk pengobatan.
Akhir-akhir ini, telah terjadi penyalahgunaan NAPZA. Banyak obat jenis NAPZA beredar di pasaran, misalnya ganja, sabu-sabu, ekstasi dna pil koplo. Penyalahgunaan obat jenis NAPZA sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi susunan saraf, menyebabkan ketagihan dan ketergantungan. Karena mempengaruhi susunan saraf, NAPZA menimbulkan perubahan perilaku, perasaan, persepsi dan kesadaran.
1.               Rokok
Rokok menimbulkan asap yang berbau tidak sedap. Asap rokok menyebabkan sesak nafas dan batuk. Asap rokok mengandung banyak bahan kimia berbahaya. Selain membahayakan pengisapnya, rokok juga membahayakan orang yang ada di sekitarnya.
Asap rokok mengandung racun, misalnya tar, karbon monoksida, dan nikotin. Tar dapat menimbulkan iritasi pada paru-paru sehingga mrnimbulkan batuk dan merupakan pemicu terjadinya kanker paru-paru. Selain itu,tar juga dapat menyebabkan kanker mulut, laring, perut dan pankreas.
Karbon monoksida lebih mudah mengikat hemoglobin daripada mengikat hidrogen. Akibatnya, suplai oksigen di dalam tubuh menjadi berkurang. Pada keadaan normal, hemoglobin mengikat oksigen yang diperlukan untuk membakar sari-sari makanan. Pembakaran sari-sari makanan menghasilkan energi. Gas karbon monoksida lebih mudah terikat hemoglobin daripada oksigen. Akibatnya, tubuh menjadi kekurangan oksigen. Kekurangan oksigen menyebabkan pernafasan terganggu (sesak nafas). Pada ibu hamil, kekurangan oksigen dapat mengganggu perkembangan janin. Ibu perokok kemungkinan akan melahirkan bayi cacat. Adanya karbon monoksida menyebabkan suplai oksigen dalam darah menurun sehingga kebutuhan tidak dapat dipenuhi oleh tubuh. Jika kebutuhan oksigen tidak terpenuhi, otot jantung akan mengalami kerusakan.
Nikotin merupakan racun yang menyebabkan ketagihan, peningkatan tekanan darah, dan detak jantung. Peningkatan detak jantung menyebabkan kebutuhan oksigen meningkat.
2.               Minuman keras
Minuman keras juga mengganggu kesehatan. Minuman keras mengandung alkohol. Alkohol dapat menimbulkan ketagihan atau kecanduan bagi peminumnya. Alcohol juga membahayakan bagi kesehatan.
Alkohol adalah zat yang paling sering disalahgunakan oleh manusia. Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol dapat dirasakan segera dalam waktu beberapa menit saja, tetapi efeknya berbeda-beda tergantung pada jumlah/ kadar alkohol yang dikonsumsi. Dalam jumlah kecil, alkohol dapat menimbulkan perasaan rileks, dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi, sepeti rasa senang, rasa sedih dan kemarahan.
Jika dikonsumsi berlebihan, akan muncul efek merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri tanpa ada perasaan terhambat, menjadi lebih emosional, muncul akibat ke fungsi fisik, misalnya bicara cadel, pandangan menjadi kabur, sempoyongan, inkoordinasi motorik dan dapat sampai tidak sadarkan diri. Kemampuan mental mengalami hambatan, yaitu gangguan untuk memusatkan perhatian dan daya ingat terganggu.
Pemabuk atau pengguna alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus, penyakit liver dan kerusakan otak. Kadang-kadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat-obatan berbahaya lainnya sehingga efeknya jadi berlipat ganda. Jika hal ini terjadi, efek keracunan dari penggunaan kombinasi akan lebih buruk lagi dan kemungkinan mengalami overdosis lebih besar.
3.               Zat Psikotropika
Zat psikotropika adalah obat yang dapat mempengaruhi pikiran dan sistem saraf. Zat psikotropika yang ada dalam tumbuhan seperti ganja, opium, mariyuana, dan kokain sudah digunakan sejak dahulu. Berdasarkan fungsinya, zat psikotropika dibedakan menjadi tiga, yaitu obat stimulun, obat depresan dan obat halusinogen.
a.       Obat stimulun
                  Obat stimulan (obat perangsang) adalah obat yang merangsang sistem saraf sehingga orang yang menggunakannya merasa lebih percaya diri dan selalu waspada. Contoh obat jenis isi adalah kafein, mikotin, kokai serta amfetamin.
     Kafein terdapat pada kopi dan teh. Kafein merangsang susunan saraf pusat sehingga dapat menghilangkan rasa lapar, letih, dan mengantuk. Kafein dapat juga meningkatkan konsentrasi. Penggunaanya yang berlebihan dapat menyebabkan ketagihan. Minum lebih dari 5 gelas kopi perhari memperbesar resiko terkena jantung. Jika minum lebih dari 10 gelas sehari, dapat menimbulkan gangguan lambung, jantung berdebar dan sukar tidur. Oleh karena itu, sebaiknya jangan minum kopi lebih dari 5 gelas sehari.
b.      Obat depresan
              Obat depresan adalah obat yang dapat mengendurkan atau mengurangi aktivitas atau kegiatan susunan saraf, termasuk respon dari dan menuju otak.
              Dalam dosis yang kecil, dapat membuat orang menjadi lebih santai dan tenang. Dalam dosis yang lebih besar obat-obatan ini dapat menyebabkan tidak sadar, muntah dan kematian. Depresan mempengaruhi konsentrasi dan koordinasi, memperlambat kemampuan respon terhadap situasi yang tiba-tiba.
Contoh obat depresan adalah alkohol, heroin, morfin, opium serta zat-zat yang dihirup seperti lem dan cairan pembersih.
c.       Obat hallucinogen ( pengkhayalan atau halusinasi)
              Halusinogen mempengaruhi persepsi. Orang yang memakainya mungkin akan melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada, atau apa yang dilihatnya terganggu. Efek dari halusinogen ini sangat besar. Adalah tidak mungkin untuk memprediksi bagaimana mereka mempengaruhi orang tertentu pada suatu waktu tertentu. Obat yang termasuk halusinogen diantaranya LSD, PCP, mescalin, dan ganja.
            Cannabis sativa alias ganja dapat dikategorikan sebagai depresan (obat yang mengurangi kegiatan sistem saraf) dan halusinogen (membuat halusinasi). Ganja terbuat dari daun tanaman kanabis. THC adalah salah satu dari 400 bahan kimia yang ditemukan di dalam ganja. THC-lah yang menyebabkan pengaruh yang mengubah suasana hati dan mempengaruhi cara orang tersebut melihatdan mendengar hal-hal disekitarnya.
Gejala pemakaian :
Jantung berdebar, eufhoria (rasa gembira tanpa sebab), halusinasi dan delusi, waku berjalan sangat lambat, apatis (cuek terhadap diri dan lingkungan), tidak ada kemauan, mata merah, nafsu makan bertambah, mulut kering, serta ketakutan berlebihan.
Gejala putus obat :
Banyak berkeringat, gelisah, gemetaran, tidak ada selera makan, mual/muntah, diare terus menerus, tidak dapat tidur, tingkah laku aneh, melamun, dan tertawa sendiri.
VI.             Kegiatan Pembelajaran
Model              : Induktif
Metode            : Ceramah, diskusi kelompok
Pendekatan     : Konsep
VII.          Langkah-langkah pembelajaran
Tahapan Kegiatan
Langkah-langkah
waktu
Kegiatan awal
a.         Guru mengucapkan salam, membaca doa dan mengabsen siswa.
b.         Guru Mengkondisikan siswa ke dalam situasi belajar yang hidup, aktif dan kondusif
c.         Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
MOTIVASI
Kalian pasti sering lihat orang merokok dimanapun kalian berada, nah Siapa di antara kalian yang tahu, kenapa kebanyakan orang suka merokok? Dan kenapa perokok itu susah untuk berhenti? Ada unsur apa ya di dalam rokok???
Kalian tentunya pernah minum kopi kan? Biasanya kalau mau begadang kalian pasti minum kopi? Apa sih yang terkandung dalam kopi?
Semua itu merupakan salah satu contoh Zat adiktif dan psikotropika. Jadi, siapa diantara kalian yang tahu pengertian Zat adiktif dan psikotropika?
5 menit
Kegiatan inti
a.       Guru menjelaskan dampak negatif serta pengaruh zat adiktif dan psikotropika bagi kesehatan.
b.      Siswa menyimak penjelasan guru
c.       Guru menggunakan media pembelajaran
d.      Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan mengulang kembali materi yang telah disampaikan.
10 menit
Kegiatan akhir
a.       Guru membimbing siswa untuk menyampaikan kesimpulan dari materi yang diajarkan.
b.      Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
c.       Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil belajar
5 menit
VIII.       Media dan Sumber Pembelajaran
a.       Media                    : Carta dan powerpoint
b.      Sumber                  : KTSP 2006 kelas VIII SMP/MTs, Buku Sains Kimia 2. PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Hal.67 – 80.
IX.             Penilaian
§  Tes                         : Tes tertulis
§  Bentuk instrumen  : TTS
§  Instrumen              :
1
2





3
4



5
6













7





8







PERTANYAAN MENDATAR
1.      Orang yang tidak merokok tetapi menghisap asap rokok, maka orang ini disebut perokok …
4.      Zat adiktif berbentuk batangan yang sering dihisap kebanyakan oleh laki-laki adalah …
6.      Gejala pemakaian bagi orang yang memakai ganja, ….nya selalu berdebar.
7.      Orang yangs erring merokok seringkali merasa … nafas.
8.      Akibat orang yang sering meminum kopi adalah susah tidur atau disebut …
PERTANYAAN MENURUN
2.      Bahan kimia yang tedapat pada minuman keras sehingga membuat orang mabuk adalah …
3.      Pengaruh minuman keras apabila diminum secara berlebihan akan membuat orang …

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar